Mengapa Memilih Kami?
Dedikasi kami untuk kesehatan dan kenyamanan Anda.
Menerima BPJS
Kami melayani pasien peserta BPJS Kesehatan untuk mempermudah akses layanan kesehatan.
Layanan 24 Jam
Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan layanan penunjang kami siap siaga 24 jam penuh.
Dokter Ahli
Ditangani oleh tim dokter spesialis dan tenaga medis profesional yang berpengalaman.
Layanan Home Care
Layanan kunjungan medis ke rumah untuk pasien yang membutuhkan perawatan lanjutan.
Berita & Artikel
Informasi kesehatan terkini untuk Anda dan keluarga.

Setiap tanggal 29 Juni, Indonesia memperingati Hari Keluarga Nasional. Momen ini bukan sekadar seremonial tahunan di kalender, melainkan sebuah pengingat besar: bahwa di dalam ruang-ruang kecil bernama rumahlah, fondasi kesehatan dan kesejahteraan sebuah bangsa sedang dibentuk.Keluarga adalah unit terkecil dalam masyarakat, namun memiliki dampak terbesar. Keluarga sendiri memiliki 8 fungsi utama, di antaranya fungsi keagamaan, sosial budaya, cinta kasih, perlindungan, reproduksi, sosialisasi/pendidikan, ekonomi, dan pembinaan lingkungan. Ketika fungsi-fungsi ini berjalan optimal, maka derajat kesehatan keluarga akan meningkat secara signifikan.1. Rumah sebagai Pondasi Pertama Kesehatan FisikDi tengah gempuran makanan instan dan gaya hidup minim gerak (sedentary lifestyle), peran keluarga dalam menjaga kesehatan fisik menjadi sangat krusial. Kesehatan tidak dimulai dari ruang praktik dokter, melainkan dari meja makan rumah kita.Penataan gizi seimbang harus dipraktikkan langsung di tingkat rumah tangga melalui panduan porsi makan yang ideal. Menanamkan kebiasaan sehat dapat dimulai dari langkah-langkah kecil:Gizi Seimbang: Menyajikan makanan yang kaya serat dari sayur dan buah, serta membatasi konsumsi gula, garam, dan lemak (GGL) demi mencegah risiko Penyakit Tidak Menular seperti diabetes dan hipertensi di masa depan (Kementerian Kesehatan RI).Makan Bergizi Isi PiringkuAktivitas Fisik Bersama: Meluangkan waktu di akhir pekan untuk jalan sehat atau membersihkan rumah bersama bisa menjadi solusi yang menyenangkan bagi seluruh anggota keluarga. Untuk menjaga kebugaran, orang dewasa direkomendasikan melakukan aktivitas fisik intensitas sedang minimal 150 menit per minggu.2. Kesehatan Mental: Menjadikan Rumah sebagai Safe SpaceSehat tidak hanya bicara tentang fisik yang bebas dari penyakit, tetapi juga mental yang sejahtera. Di era digital saat ini, tantangan kesehatan mental semakin nyata. Tingginya paparan media sosial sering kali memicu kecemasan dan stres, baik pada remaja maupun orang dewasa.Dalam menghadapi tantangan ini, dukungan sosial terkuat dan paling utama mutlak berasal dari hubungan internal keluarga yang erat serta suportif. Keluarga harus mampu menjadi tempat pulang yang aman (safe space) melalui:Komunikasi Efektif : Menyediakan waktu khusus tanpa distraksi gawai (misalnya saat makan malam) untuk saling bertukar cerita.Validasi Emosi: Mendengarkan keluh kesah anggota keluarga tanpa langsung menghakimi, sehingga anak atau pasangan merasa dihargai dan didukung penuh.3. Investasi Jangka Panjang untuk Generasi Bebas StuntingSalah satu fokus utama peringatan Hari Keluarga Nasional di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir adalah percepatan penurunan angka stunting. Pengasuhan pada 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) yang dilakukan secara optimal oleh keluarga adalah kunci utama melahirkan generasi emas yang cerdas dan sehat.Setiap kebiasaan baik yang dipupuk di dalam keluarga hari ini—mulai dari menjaga sanitasi, pemenuhan nutrisi, hingga stimulasi psikologis—adalah investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa."Keluarga adalah tempat di mana kehidupan dimulai dan cinta tidak pernah berakhir."Selamat Hari Keluarga Nasional! Mari mulai dari rumah, dari diri sendiri, dan dari langkah paling kecil hari ini demi mewujudkan keluarga Indonesia yang sehat, bahagia, dan tangguh.Daftar Pustaka:BKKBN: Panduan Implementasi 8 Fungsi Keluarga, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional.Kementerian Kesehatan RI: Pedoman Gizi Seimbang: Isi Piringku, Direktorat Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat.WHO: Global Guidelines on Physical Activity for Health, World Health Organization.PKRS

Kehamilan merupakan proses alami yang membawa banyak perubahan pada tubuh ibu. Sebagian besar keluhan yang muncul selama kehamilan merupakan hal yang normal, namun ada beberapa kondisi yang menjadi tanda bahaya dan memerlukan penanganan medis segera. Selain itu, ibu hamil juga perlu menjaga kesehatan fisik dan mental agar kehamilan berjalan dengan baik, salah satunya melalui prenatal yoga. Tanda Bahaya Kehamilan yang Perlu DiwaspadaiIbu hamil perlu segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami beberapa kondisi berikut:Mual dan muntah berlebihan, hingga tidak dapat makan dan minum, yang dapat menyebabkan dehidrasi dan kekurangan gizi. Demam tinggi (≥38°C) yang dapat menjadi tanda adanya infeksi dan berisiko bagi ibu maupun janin. Pergerakan janin berkurang, yaitu kurang dari 10 kali dalam dua jam, yang dapat menandakan janin mengalami gangguan. Pembengkakan pada wajah, tangan, dan kaki, terutama jika disertai pandangan kabur dan nyeri ulu hati, karena dapat menjadi tanda preeklampsia. Perdarahan saat kehamilan, baik sedikit maupun banyak, yang dapat menandakan keguguran atau komplikasi kehamilan lainnya. Air ketuban pecah sebelum waktunya, yang dapat meningkatkan risiko infeksi dan persalinan prematur. Keluhan yang Umum Dialami Ibu HamilSelain tanda bahaya, beberapa keluhan yang sering dialami ibu hamil antara lain nyeri punggung bawah, nyeri panggul, kram kaki, sulit tidur, sesak napas ringan, sembelit, serta stres dan kecemasan. Keluhan tersebut umumnya terjadi akibat perubahan hormon dan perubahan postur tubuh selama kehamilan. Prenatal Yoga untuk Kehamilan yang SehatPrenatal yoga merupakan latihan yang dirancang khusus untuk ibu hamil dengan menggabungkan gerakan tubuh, teknik pernapasan, relaksasi, dan meditasi. Latihan ini bertujuan untuk menjaga kebugaran selama kehamilan, mengurangi ketidaknyamanan fisik, membantu persiapan persalinan, serta mendukung kesehatan mental ibu hamil. Manfaat Prenatal YogaBeberapa manfaat prenatal yoga bagi ibu hamil antara lain: Mengurangi nyeri punggung bawah dan nyeri panggul. Mengurangi kram kaki dan memperbaiki kualitas tidur. Meningkatkan fleksibilitas dan keseimbangan tubuh. Mengurangi stres dan kecemasan. Meningkatkan relaksasi dan rasa percaya diri dalam menghadapi persalinan. Dengan mengenali tanda bahaya kehamilan dan rutin melakukan aktivitas sehat seperti prenatal yoga, ibu hamil dapat menjaga kesehatan diri dan janin sehingga proses kehamilan hingga persalinan dapat berlangsung dengan aman dan nyaman.
Gunungan Persembahan, Wujud Syukur dan Pelayanan: RS Santa Elisabeth Ganjuran Meriahkan Parahagyan HKTY 2026
Suasana penuh sukacita dan kebersamaan mewarnai Perayaan Parahagyan Hati Kudus Tuhan Yesus (HKTY) Ganjuran pada Minggu, 21 Juni 2026. Dalam perayaan iman yang menjadi tradisi tahunan ini, RS Santa Elisabeth Ganjuran turut ambil bagian dengan mempersembahkan sebuah gunungan sebagai simbol rasa syukur, persatuan, dan semangat berbagi kepada sesama. image.png 497.16 KBSelain mempersembahkan gunungan, RS Santa Elisabeth Ganjuran juga memberikan dukungan pelayanan kesehatan melalui tim Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K) yang siaga selama rangkaian kegiatan berlangsung. Keterlibatan RS Santa Elisabeth Ganjuran merupakan wujud nyata semangat pelayanan dan kepedulian kepada sesama. Tim P3K hadir untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi para peziarah dan umat yang mengikuti rangkaian kegiatan, sehingga perayaan dapat berlangsung dengan aman dan nyaman. Partisipasi ini menjadi wujud nyata komitmen RS Santa Elisabeth Ganjuran untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya melalui pelayanan kesehatan, tetapi juga melalui keterlibatan dalam kegiatan iman, budaya, dan sosial kemasyarakatan. Semoga semangat kasih Hati Kudus Tuhan Yesus senantiasa menginspirasi kita untuk terus berbagi, melayani, dan menjadi berkat bagi sesama.https://www.instagram.com/reel/DZ4IGG7PTW9/?utm_source=ig_web_copy_link&igsh=MzRlODBiNWFlZA==-PKRS-
